Download Contoh Soal - Soal CPNS 2013


Download  Contoh Soal-Soal  CPNS 2013 - Salah satu upaya untuk bisa lolos CPNS 2013 adalah dengan mempersiapakan diri sebaik mungkin melalui banyak latihan soal-soal yang akan diujikan dalam pelaksanaan tes CPNS 2013 nanti. Berdasarkan kisi-kisi soal tes CPNS 2013, soal tes TKD terdiri dari tiga kelompok, yaitu: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Berikut ini rincian kisi-kisi  Tes Kemampuan Dasar (TKD) berserta contoh soal yang bisa didownload secara mudah  guna untuk mempersiapkan menghadapi ujian  CPNS 2013.

A. Tes  wawasan kebangsaan  meliputi:
1. Pancasila | Download Contoh Soalnya
2. Undang-Undang Dasar 1945 | Download Contoh Soalnya
3. Bhineka Tunggal Ika | Download Contoh Soalnya
4. NKRI yang meliputi :
  • Sistem tata negara, baik pusat maupun daerah | DOWNLOAD
  • Sejarah perjuangan bangsa | DOWNLOAD
  • Kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar | DOWNLOAD

Read More >>>

Peradaban Awal Manusia Purba di Indonesia



Peradaban Awal Manusia Purba di Indonesia - Peradaban awal manusia purba di Indonesia dibagi ke dalam dua zaman, yaitu zaman Batu dan Zaman Logam. Zaman Batu terbagi atas zaman Batu Tua (palaeolithikum), zaman  Batu Tengah (mesolithikum), zaman Batu Muda (neolithikum).

1) Zaman BatuTua
Ciri dari zaman ini adalah peralatan terbuat dari batu kasar dan belum  diasah.  Alat dari batu ini dibuat dengan cara membenturkan batu yang satu dengan yang lainnya, pecahan batu yang menyerupai kapak kemudian mereka gunakan sebagai alat. Cara hidup manusia pada zaman batu tua adalah nomaden dalam kelompok kecil, tinggal dalam gua atau ceruk karang, dan berburu. Menurut Teuku Jacob , bahasa sebagai alat  komunikasi telah ada dalam tingkat sederhana. Berdasarkan tempat penemuannya,  zaman batu tua  di  Indonesia  terbagi atas kebudayaan  Pacitan dan Ngandong.
Read More >>>

Download Pedoman Penilaian Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)



Download Pedoman Penilaian Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) - Pendidikan merupakan suatu proses yang sangat strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga harus dilakukan secara profesional. Oleh sebab itu, guru sebagai salah satu pelaku pendidikan haruslah seorang yang profesional. Dengan demikian keberadaan guru di dalam proses pendidikan dapat bermakna bagi masyarakat dan bangsa. Kebermaknaan guru bagi masyarakat akan mendorong pada penghargaan yang lebih baik dari masyarakat kepada guru.

Guru diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian. Tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa masa depan masyarakat, bangsa dan negara sebagian besar ditentukan oleh guru. Agar tugas dan fungsi yang melekat pada jabatan fungsional guru dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku, maka mutlak diperlukan penilaian terhadap pelaksanaan tugas dan kewajiban guru dalam melaksanakan pembelajaran/ pembimbingan, dan/atau tugas-tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Penilaian kinerja guru ini dilakukan untuk menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas di semua jenjang pendidikan sekaligus menjaga profesionalitas seorang guru.
Read More >>>

Download Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru



Download Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru - Guru adalah pendidik profesional yang mempunyai tugas, fungsi, dan peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru yang profesional diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti  luhur, dan berkepribadian.

Pelaksanaan Penilaian Kenerja Guru dimaksudkan untuk mewujudkan guru yang profesional, karena harkat dan martabat suatu profesi ditentukan oleh kualitas layanan profesi yang bermutu. Menemukan secara tepat tentang kegiatan guru di dalam kelas, dan membantu mereka untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya, akan memberikan kontribusi secara langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan, sekaligus membantu pengembangan karir guru sebagai tenaga profesional. Oleh karena itu, untuk meyakinkan bahwa setiap guru adalah seorang profesional di bidangnya dan sebagai penghargaan atas prestasi kerjanya, maka Penilaian Kinerja  Guru harus dilakukan terhadap guru di semua satuan pendidikan formal yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Guru yang dimaksud tidak terbatas pada guru yang bekerja di satuan pendidikan di bawah kewenangan Kementerian Pendidikan Nasional, tetapi juga mencakup  guru yang bekerja di satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. 
Read More >>>

Karakteristik Profesi Guru



Karakteristik Profesi Guru - Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia,  Nomor 14  Tahun 2005  tentang Guru dan Dosen Pasal  1,  pengertian  guru professional sebagai berikut :

Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan  oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan  keahlian,  kemahiran,  atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi. Guru adalah pendidik professional dengan tugas utama  mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi  peserta  didik pada  pendidikan anak usia  dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

1) Ciri Profesi
Menurut Ornstein & Lavine (1984), suatu pekerjaan dikatakan sebagai profesi apabila memenuhi sejumlah ciri sebagai berikut :
  • melayani  masyarakat,  dan pekerjaan tersebut merupakan karier yang dijalani seseorang dalam kurun waktu yang lama (sepanjang hayat, tidak mudah berganti).
  • pekerjaan  tersebut membutuhkan  bidang ilmu dan keterampilan yang khusus (tertentu), yang tidak semua orang dapat melakukannya.
  • menggunakan hasil penelitian dan aplikasi teori ke dalam praktik.
  • membutuhkan pelatihan (pendidikan) khusus dalam waktu yang panjang.
  • terkendali berdasarkan lisensi baku dan/atau memiliki persyaratan khusus (izin) untuk menduduki pekerjaan tersebut.
  • otonomi dalam membuat keputusan dalam lingkup pekerjaannya.
  • menerima  tanggung jawab terhadap  keputusan-keputusan yang diambilnya.
  • memiliki  komitmen terhadap  jabatan  dan klien,  khususnya berkaitan dengan layanan yang diberikannya.
  • menggunakan  administrator untuk memudahkan profesinya,  dan relatif bebas dari supervisi  jabatan (dokter menggunkan  tenaga administrasi  untuk mengelola  data  klien,  sementara  tidak ada supervisi dari luar terhadap pekerjaan dokter).
  • mempunyai organisasi yang diatur oleh anggota profesinya.
  • mempunyai asosiasi profesi dan atau kelompok elit untuk mengetahui dan mengakui keberhasilan anggotanya (keberhasilan pekerjaan  dokter dihargai  dan diakui  oleh IDI dan bukan  oleh departemen kesehatan).
  • mempunyai kode  etik,  sebagai  pedoman dalam melaksanakan layanan.
  • mempunyai kadar kepercayaan yang tinggi  dari  publik dan dari setiap anggotanya.
  • mempunyai status sosial dan ekonomi yang tinggi.
Read More >>>

Model Pembelajaran Inkuiri ( Heuristik)



Model Pembelajaran Inkuiri  ( Heuristik) - Konsep Dasar Model Pembelajaran Inkuiri adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritisdan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Proses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa. Strategi pembelajaran ini sering  juga dinamakan strategi heuristic, yang berasal dari bahasaYunani, yaitu heuriskein yang berarti saya menemukan.

Ada beberapa halyang menjadi ciri utama model pembelajaran inkuiri :
Pertama,  model  inkuiri  menekankan  kepada  aktivitas siswa  secara maksimal untuk  mencari  dan  menemukan,  artinya  model  inkuiri menempatkan siswa sebagai subjekbelajar. Dalamproses pembelajaran, siswa tidak  hanya  berperan  sebagai  penerima  pelajaran  melalaui penjelasan guru secara  verbal,  tetapi  mereka  berperan  untuk menemukan sendiri inti dari materi pelajaran itu sendiri.
Kedua,  seluruh aktivitas yang dilakukan  siswa  diarahkan  untuk mencari dan menemukan jawaban dari sesuatu yang dipertanyakan, sehingga diharapkan dapat rnenumbuhkan sikap percaya diri ( self belief ). Dengan demikian, strategi pembelajaran inkuiri menempatkan guru bukan  sebagai  sumber belajar,  tetapi  sebagai  fasilitator dan motivator belajar siswa.
Ketiga, tujuan dari penggunaan model pembelajaran inkuiri adalah mengembangkan  kemampuan  berpikir secara  sistematis,  logis,  dan kritis, atau mengembangkan kemampuan intelektual sebagai bagian dari  proses  mental.  Dengan  demikian,  dalam model  pembelajaran inkuiri siswa takhanya dituntut agar menguasai materi pelajaran, tetap bagaimana mereka dapat menggunakan potensi yang dimilikinya.
Read More >>>

Solusi Penyelesaian Masalah Honorer K-1 dan K-2



Solusi Penyelesaian Masalah Honorer K-1 dan K-2 - Kementerian PANRB memastikan, sebelum pelaksanaan tes bagi tenaga honorer kategori 2 (K-2) tanggal 3 November 2013, persoalan tenaga honorer kategori 1 (K-1) sudah  tuntas. Dengan demikian, honorer K-1 yang meluncur ke K-2 dapat mengikuti test kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB) pada waktu yang ditetapkan.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Kementerian PANRB Tasdik Kinanto dalam jumpa pers di Media Center Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (17/09). “Memang sampai saat ini belum tuntas, karena masih dalam proses di Badan Kepegawaian Negara,” ujarnya. Namun, lanjut Tasdik, saat ini BKN sudah menyampaikan data-datanya ke daerah, untuk memastikan kebenaran datanya.

Diakui, sudah ada sekitar 29 ribu tenaga honorer K-1 yang sudah turun Nomor Induk Pegawai (NIP)-nya, sedangkan yang masih dalam proses masih sekitar 22 ribu lebih. “Kami memerlukan ketelitian untuk memastikan apakah mereka berhak diangkat menjadi CPNS atau tidak. Kalau benar-benar berhak, pemerintah akan mengangkat, tapi kalau tidak memenuhi syarat, akan diluncurkan ke K-2 untuk ikut tes tanggal 3 November,” tambahnya;
Read More >>>

Model Pembelajaran Kontekstual (CTL)



Model Pembelajaran Kontekstual (CTL) – Untuk menampilkan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan para pendidik diharapkan mampu menampilkan pembelajaran yang kreatif dengan berbagai model pembelajaran. Salah satu contoh model pembelajaran yang mungkin cocok untuk dijadikan pilihan adalah model pembelajaran kontekstual (CTL). Lalu apa dan bagaimana model pembelajaran kontekstual (CTL) tersebut ? mari kita simak bersama …

MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL)

A. Konsep Dasar Model Pembelajaran Kontekstual
Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah suatu model pembelajaran  yang menekankan  kepada  proses  keterlibatan  siswa secara  penuh  untuk  dapat menemukan  materi  yang  dipelajari  dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong  siswa  untuk dapat  menerapkannya  dalam kehidupan mereka.

Dari konsep tersebut ada tiga hal yang harus kita pahami. Pertama, CTL menekankan  kepada  proses  keterlibatan  siswa  untuk menemukan materi, artinya proses belajar diorientasikan pada proses pengalaman secara langsung. Proses belajar dalam konteks CTL tidak mengharapkan agar siswa hanya menerima pelajaran, akan tetapi proses mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran.

Kedua,  CTL  mendorong  siswa  agar dapat  menemukan  hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata, artinya siswa dituntut untuk dapat menangkap hubungan antara pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata. Hal ini sangat penting, sebab dengan  dapat  mengorelasikan  materi yangditemukan dengan kehidupan nyata, bukan saja bagi siswa materi itu akan bermakna secara fungsional, akan tetapi materi yang dipelajarinya akan tertanam erat dalam memori siswa, sehingga tidak akan mudah dilupakan.

Ketiga, CTL mendorong siswa  untuk  dapat  menerapkannya  dalam kehidupan,  artinya  CTL  bukan hanya  mengharapkan  siswa dapat memahami materi yang dipelajarinya. Akan tetapi bagaimana materi pelajaran itudapat mewarnaiperilakunya dalamkehidupansehari-hari. Materi pelajaran dalam kontek CTL, bukan untuk ditumpuk diotak dan kemudian dilupakan, tetapi sebagai bekal mereka dalam mengarungi kehidupan nyata.
Read More >>>

Cara Mengetahui Status Akreditasi pada Perguruan Tinggi se-Indonesia



Cara Mengetahui Status Akreditasi pada Perguruan Tinggi se-Indonesia - Persyaratan pendaftaran CPNS Tahun 2013 ini agak sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dimana para pelamar CPNS harus melampirkan ijasah perguruan tinggi dan menyebutkan status akreditasi program studi jurusan di universitas atau perguruan tinggi. Ini merupakan upaya pemerintah dalam mencari pegawai-pegawai baru yang berkualitas, sebagaimana kita ketahui bersama beberapa waktu yang lalu sebelum akhirnya dilarang oleh pemerintah telah banyak perguruan tinggi yang membuka kelas jauh yang terkadang akreditasinya tidak jelas. Tentu saja produk yang dihasilkan sangat mengabaikan kualitas dan hanya mengejar gelar sarjana saja.Hal inilah yang melatarbelakangi munculnya persyaratan untuk menyebutkan status akreditasi jurusan Perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah bagi pelamar CPNS 2013.

Lalu bagaimana cara untuk mengetahui status akreditasi Jurusan/program studi di kampusnya ? Berikut ini cara untuk mencari dan mengetahui akreditasi jurusan/program studi  se-Indonesia tinggi baik negeri atau swasta, baik perguruan tinggi di bawah naungan kemdikbud maupun kemenag yang dapat dicek dan dicari dengan cepat dan mudah melalui situs badan akreditasi perguruan tinggi (BAN-PT).
Read More >>>

Model Pembelajaran Kooperatif



Model Pembelajaran Kooperatif - Model pembelajaran kelompok adalah rangkaian kegiatan belajar yang dilakukan  oleh  siswa  dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai  tujuan pembelajaran  yang  telah  dirumuskan,  Ada  empat unsur penting dalam model pembelajaran kooperatif, yaitu: (1) adanya peserta  dalam kelompok;  (2) adanya  aturan  kelompok;  (3) adanya upaya belajar; (4) adanya tujuan yang harus dicapai. Peserta adalah siswa yang melakukan proses pembelajaran dalam setiap kelompok belajar. Pengelompokan siswa bisa ditetapkan berdasarkan beberapa pendekatan, diantaranya pengelompokan yang didasarkan atas minat danbakat siswa, pengelompokan yang didasarkan atas latar belakang kemampuan,pengelompokan yang didasarkan atas campuran baik campuran ditinjau dari minat maupun campuran ditinjau dari kemampuan. Pendekatan apapun yang digunakan,tujuan pembelajaran haruslah menjadi pertimbangan utama. Aturan kelompok adalah segala  sesuatu yang  menjadi  kesepakatan semua pihak yang terlibat, baik siswa sebagai peserta didik, maupun siswa sebagai anggota kelompok. Misalnya, aturan tentang pembagian tugas setiap anggota kelompok, waktu dan tempat pelaksanaan, dan lain sebagainya.
Read More >>>

Info Penerimaan CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2013



Info Penerimaan CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2013 - Kementerian Kesehatan RI membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia lulusan D.I/D.III/D.IV/S1/S2 bidang kesehatandan D.III/S1/S2 non kesehatan untuk diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Kesehatan Tahun 2013 yang akan ditempatkan di Kantor Pusat dan Unit Pelaksana Teknis milik Kementerian Kesehatan di seluruh Indonesia.

A.
Tahapan dan Jadwal Kegiatan sebagai berikut :

  • Pengumuman Alokasi Formasi dimulai tanggal 19 September 2013
  • Pendaftaran registrasi on-line melalui website (www.ropeg-kemenkes.or.id) dan (www.depkes.go.id) tanggal 23 - 27 September 2013
  • Pengiriman berkas melalui pos yang ditujukan kepada PO Box masing-masing Provinsi Peminatan mulai tanggal 23 September 2013 dan paling lambat diterima di PO Box Provinsi Peminatan pada tanggal 1 Oktober 2013 jam 15.00 WIB (bukan cap pos
B.
Alokasi formasi sejumlah 1.753 untuk Kantor Pusat dan Unit Pelaksana Teknis milik Kementerian Kesehatan di seluruh Indonesia dengan jenjang pendidikan D.I/D.III/D.IV/S1/S2 Bidang Kesehatan dan D.III/S1/S2 non kesehatan

C.
Persyaratan dan informasi selengkapnya dapat dilihat pada website (www.ropeg-kemenkes.or.id) dan (www.depkes.go.id) tanggal 19 September 2013

D.
Seleksi Penerimaan CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2013 sama sekalitidak dipungut biaya


Info Pengadaan CPNS 2013 di Kementerian Perumahan Rakyat



Info Pengadaan CPNS 2013 di Kementerian Perumahan Rakyat - Berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 173 Tahun 2013 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Kementerian Perumahan Rakyat Tahun Anggaran 2013, Kementerian Perumahan Rakyat membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia pria dan wanita yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil untuk mengisi lowongan formasi Kementerian Perumahan Rakyat Tahun 2013. Adapun persayaratannya adalah sebagai berikut :

I. Persyaratan UMUM:
1.    Warga Negara Republik Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
2.    Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap, dan yang harus dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian dari POLRES;
3.    Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain;
4.    Sehat jasmani dan rohani;
5.    Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
6.    Bagi pelamar yang menjadi pengurus/anggota partai politik tertentu, harus bersedia melepaskan kepengurusan/keanggotaannya pada partai politik yang bersangkutan, apabila dinyatakan lulus.

II. Persyaratan KHUSUS:
1.    Berijazah Sarjana (S1) dan yang berasal dari Perguruan Tinggi/Universitas Negeri atau Swasta yang terakreditasi minimal B oleh Badan Akreditasi Nasional;
2.    Indeks Prestasi (IP) minimal 2.75 (dua koma tujuh lima) dari skala 4;
3.    Berusia maksimal 35 tahun pada tanggal 1 Desember 2013 (lahir setelah 30 November 1978);
4.    Menguasai bahasa Inggris, lisan dan tulisan (bersertifikat TOEFL minimal 450);
5.    Memenuhi Tingkat dan Kualifikasi Pendidikan/Program Studi yang dibutuhkan

Info selengkapnya dengan cara klik tautan/link di bawah ini :
  1. Pengumuman Pengadaan CPNS 2013 dilingkungan Kempera
  2. Petunjuk Pendaftaran